Posts

Warisan

Image
Pahatan kenangan itu kembali mengingatkanku tentang seorang gadis bernama Fey. Tak hanya cantik parasnya. Dia juga jago dalam akademis. Diam-diam aku mengagumi gadis pendiam itu. Setiap hari sabtu, tak pernah terlewatkan ikut pergi ke kampus. Kakakku adalah teman baik Fey. Mereka satu angkatan tetapi berbeda jurusan. Fey di jurusan kimia, sedangkan kakakku sastra Inggris. Hal yang paling kusuka saat menemani kakak ke kampus adalah berjumpa dengan Fey. Rasanya tak pernah bosan memandang wajahnya. Dia selalu tersenyum ramah. Jika kakakku kerap mengeluh dengan banyaknya tugas perkuliahan. Fey, justru sebaliknya. Dia sangat menikmati. Pernah aku mendampinginya mengerjakan tugas di kampus. Soal-soal kimia yang bagi teman-temannya sulit dengan cepat dia selesaikan hanya dalam hitungan menit. Sementara yang lainnya harus mencari referensi dulu. Kekagumanku makin bertambah. Saat kuberitahu dia aku ingin bisa seperti dirinya. Gadis cantik itu hanya tersenyum, lalu mengambil boneka k...

Puspas Bagian 1

Image
"Pokoknya aku nggak mau pindah ke tempat yang baru, Mas. Ini sudah keputusan final dariku." Winny membuang kertas pemberitahuan mutasi Arya dengan kasar. Lalu merebahkan tubuhnya di sofa panjang. Seharian ini, dia disibukkan pekerjaan kantor yang lumayan padat, bertemu dengan klien yang menyebalkan. Diperparah dengan kabar buruk dari suaminya yang datang tiba-tiba. Menambah moodnya anjlok. Benar-benar hari yang buruk bagi Winny. "Tolong mengerti posisiku. Apa kau mau kita berpisah lama? Lima tahun bukan waktu yang sebentar." Arya terus memberondongnya dengan pertanyaan, tak memberi jeda sedikit pun untuk Winny beristirahat dari lelah yang bertumpuk. " It's my dream , Mas. Karirku sedang menanjak di perusahaan. Baru saja di promosikan menjadi manager." Perempuan berhijab pink itu langsung berdiri, menunjukkan surat dari atasannya. "Bertahun-tahun aku menunggu jabatan ini. Bersaing dengan puluhan karyawan lainnya. Rela lembur setiap ...

Review Buku: Suami Pilihan Suamiku

Image
Judul: Suami Pilihan Suamiku Penulis: Mira W Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama Tebal Buku: 264 hlm ISBN : 9789792250268 Baca dari @ipusnas.id  Bagaimana jika di saat romantis bersama suami menikmati panorama senja Oia, desa cantik di Utara pulau Santorini. Tiba-tiba lelaki yang kita cintai berkata,  "Ada seseorang laki-laki yang akan datang menggantikanku, Sayang. Aku berjanji akan mengirimkannya untukmu. Seorang laki-laki yang sempurna yang disediakan Tuhan untukmu."  ================= Kisah romansa yang tidak biasa. Bagaimana Kezia, lajang 27 tahun, tak mau terikat dengan laki-laki akhirnya menemukan tambatan hatinya pada Darius, anak pemilik hotel di Bali yang kurus, pendek, tidak menarik. Punya penyakit jantung bawaan, katup aortanya rusak sejak lahir.  Di acara reuni, cowok yang dulu diidolakan Kezia semasa sekolah, Batara Indra menaruh hati padanya tetapi Kezia memilih Darius yang penyakitan. Sayang, pernikahan itu tidak berjalan lama. Darius yan...

Review Film: The Tinder Swindler, Film Seru Buat Kamu Penyuka Chat Online.

Image
Sumber Gambar   Salah satu film dokumenter yang wajib ditonton adalah "The Tinder Swindler" , film yang sangat relate dengan kehidupan masa kini. Di mana manusia semakin dimanjakan dengan kecanggihan teknologi. Mencari teman, relasi atau jodoh semua bisa terhubung melalui aplikasi. Siapa yang tidak mengenal aplikasi Tinder? Aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2012 ini sudah diakses miliaran orang bahkan lebih dalam sehari. Pengguna bisa dengan mudah memilih di antara foto-foto dari pengguna lain untuk menemukan kecocokan baik dari segi hobi, fisik ataupun yang lainnya. Menemukan cinta, teman kencan, atau sekadar ingin cari teman ngobrol online dan hiburan bisa mudah dilakukan hanya dari ponsel. Kisah ini bermula ketika seorang perempuan bernama Cecilie, 29 tahun, seorang Konsultan IT yang tinggal di Norwegia menceritakan pengalamannya menemukan teman prianya dari aplikasi Tinder. Perempuan yang sangat menyukai kencan online ini, terinspirasi dari film Disney ...

Manusia Gagal

Image
Aku selalu bertanya Mengapa nasibku begini saja? Sudah berusaha sekuat tenaga, hasil baik tak kunjung ada Kulihat satu per satu temanku, mereka mendapatkan yang mereka mau Sementara aku, gigit jari menanggung malu Waktu habis mengejar dunia Uang yang didapat menguap Tersisa letih dan capek saja Jiwa kering penuh ratap Aku, manusia gagal  Melupakan Tuhan seenak hati Kembali bersimpuh, saat derita Mengurai tangis, berharap secuil ampunan @Yusna Sidoarjo, 23 Oktober 2021

Sebuah Janji

Image
Aku kembali bertaruh dengan waktu Mengejar sebuah janji Kadang Ingin berhenti  Dari arena kompetisi  Tubuhku letih, asa mulai memudar  Saat terkenang wajahmu Kekuatan berjuang datang Aku ingin membuatmu bahagia, Bu Ragamu sudah menua,  Terlalu lama menjadi tulang punggung Terlalu lama menunggu janjiku Ibu ... Kerut di tubuhmu, membuat degup jantungku bergetar  Bisakah aku membahagiakanmu? Sedangkan untuk hidupku saja,  aku masih susah payah @yusna Sidoarjo, 22 Oktober 2021

Menembus Dapur Media

Image
Ada beberapa cara untuk mengukur progres belajar menulis.  Pertama , memberanikan diri mengikuti sayembara menulis yang kompetitornya adalah para penulis papan atas nasional. Event sekelas Sayembara Dewan Kesenian Jakarta, Ubud Writers & Readers Festival, juga lomba menulis yang diadakan instansi pemerintah dan organisasi masyarakat kerap diikuti penulis-penulis profesional. Di sanalah, karya kita akan menemukan ujian yang sebenarnya. Kedua , mengirimkan karya ke media massa, baik cetak atau online. Ada anggapan bahwa seorang penulis baru layak diakui eksistenisnya jika sudah bisa menembus dapur media. Tak salah memang anggapan itu, sebab di sana akan bersaing dengan naskah dari penulis-penulis senior berkaliber nasional yang namanya sudah berkibar-kibar di ranah sastra nasional, bahkan internasional. Selain untuk menguji kompetensi, menulis di media juga diyakini menjadi salah satu cara mendulang rupiah dari karya tulis. Iya, tidak sedikit media yang memberikan hon...